"GEMA PANGGILAN TUHAN"
(Silpana Fauziah)
Gemerisik pepohonan tertiup angin
Belaian angin serasa mengusap kalbu
Kokok ayam tak henti-hentinya bersahutan
Menyusup ke celah-celah hati yang tabu
"Assolatukhoirumminannaum"
Syair adzan terdengar syahdu
Menggema keseluruh penjuru
Mengalahkan kebisingan
Kokok ayam yang amat berisik itu
Panggilan Tuhan telah menggema
Bangkitkan semua jiwa yang terlelap
Dari dunia mimpi yang membuainya
Allohu akbar Allohu akbar
Hati ini bagai tertembak jutaan peluru dosa
Saat seluruh memori kedurhakaan kuingat
Ya Rabbku
Betapa aku berdosa pada-Mu
Fajar telah terbit
Enggan aku melangkahkan kaki ini
Untuk menyembah dan bersujud pada-Mu
Sebab godaan syetan senantiasa mengusikku
dengan bisikan jahilnya
Laa ila ha illallah
Aku ingin bersujud pada-Mu
Panggilan merdu-Mu telah bangkitkan hatiku
Ya Allah
Aku khilaf
Gema panggilan-Mu membuatku bangun dari kegundahan
Astaghfirullahaladzim
April 2015
(Silpana Fauziah)
Gemerisik pepohonan tertiup angin
Belaian angin serasa mengusap kalbu
Kokok ayam tak henti-hentinya bersahutan
Menyusup ke celah-celah hati yang tabu
"Assolatukhoirumminannaum"
Syair adzan terdengar syahdu
Menggema keseluruh penjuru
Mengalahkan kebisingan
Kokok ayam yang amat berisik itu
Panggilan Tuhan telah menggema
Bangkitkan semua jiwa yang terlelap
Dari dunia mimpi yang membuainya
Allohu akbar Allohu akbar
Hati ini bagai tertembak jutaan peluru dosa
Saat seluruh memori kedurhakaan kuingat
Ya Rabbku
Betapa aku berdosa pada-Mu
Fajar telah terbit
Enggan aku melangkahkan kaki ini
Untuk menyembah dan bersujud pada-Mu
Sebab godaan syetan senantiasa mengusikku
dengan bisikan jahilnya
Laa ila ha illallah
Aku ingin bersujud pada-Mu
Panggilan merdu-Mu telah bangkitkan hatiku
Ya Allah
Aku khilaf
Gema panggilan-Mu membuatku bangun dari kegundahan
Astaghfirullahaladzim
April 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar