Sabtu, 14 November 2015

EDOGAWA BLOG'S

"GERIMIS SORE HARI"

(Silpana Fauziah)

Awan mendung menyisakan sedikit goresan
Langit senja kelabu
Dengan rintihan dalam tangisnya

Aku termangu dalam guyuran tangisannya
Bisu seraya tersungkur menciumi tanah
Dihakimi sang petir yang begitu menggelegar

Andai dapat kujelaskan
Aku tiada bisu
Lewat mata kubicara padamu

Kau hanya bayangan
Kau hanyalah kesemuan semata
Engkau tiada nyata

Sesak
Hati ini sesak oleh ribuan luka pisaumu
Aku tak kuasa lagi bertahan
Ribuan duka ini menggerombol
menumbuhkan benih-benih kebencian
di ladang kasih sayang

Senja tiba berpayung rintihan
Petir-petir bersahutan manja menyambutnya
Aku masih disini
Terpaku dengan rintihannya

Aku benci senyum itu
Aku benci
Aku, kamu, dan saat ini

15 november 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar