"GERIMIS SORE HARI"
(Silpana Fauziah)
Awan mendung menyisakan sedikit goresan
Langit senja kelabu
Dengan rintihan dalam tangisnya
Aku termangu dalam guyuran tangisannya
Bisu seraya tersungkur menciumi tanah
Dihakimi sang petir yang begitu menggelegar
Andai dapat kujelaskan
Aku tiada bisu
Lewat mata kubicara padamu
Kau hanya bayangan
Kau hanyalah kesemuan semata
Engkau tiada nyata
Sesak
Hati ini sesak oleh ribuan luka pisaumu
Aku tak kuasa lagi bertahan
Ribuan duka ini menggerombol
menumbuhkan benih-benih kebencian
di ladang kasih sayang
Senja tiba berpayung rintihan
Petir-petir bersahutan manja menyambutnya
Aku masih disini
Terpaku dengan rintihannya
Aku benci senyum itu
Aku benci
Aku, kamu, dan saat ini
15 november 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar