"SURAT KECIL"
(Silpana Fauziah)
Ada satu kata mendesak kalbu
Sesak dan sesal berbaur menjadi satu
Berpadu menjadi bisu
Melupakan bukanlah pelajaran mudah
Bukan soal misteri yang bisa dipecahkan
Diam
Bisu
Tak mampu kuangkat lagi langit
Kusenyumi rembulan yang mulai meredup
Bisikan
Jeritan
Memberi warna baru dihidupku
Denting waktu berputar dengan cepat
Mengusap mesra tubuh kaku penuh haru
Rangkaian kata jadi pelampiasan
Menjadi penyeka air mata yang bertetesan
Desir angin menerpa tubuh tergoncang
Terbang jauh ke pelosok bumi
Terperosok ke dasar jurang yang curam
Dengar
Aku rindu
(Silpana Fauziah)
Ada satu kata mendesak kalbu
Sesak dan sesal berbaur menjadi satu
Berpadu menjadi bisu
Melupakan bukanlah pelajaran mudah
Bukan soal misteri yang bisa dipecahkan
Diam
Bisu
Tak mampu kuangkat lagi langit
Kusenyumi rembulan yang mulai meredup
Bisikan
Jeritan
Memberi warna baru dihidupku
Denting waktu berputar dengan cepat
Mengusap mesra tubuh kaku penuh haru
Rangkaian kata jadi pelampiasan
Menjadi penyeka air mata yang bertetesan
Desir angin menerpa tubuh tergoncang
Terbang jauh ke pelosok bumi
Terperosok ke dasar jurang yang curam
Dengar
Aku rindu
08 oct 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar