Jumat, 15 Januari 2016

EDOGAWA BLOG'S

"SENANDUNG DALAM KEBISUAN"

(Silpana Fauziah)

Angkasa kelam kupandang tak kekang
Berbincang bersama bintang-bintang
Termangu di bawah sinar rembulan
Bersama lantunan dzikir dedaunan

Suara jangkrik begitu nyaring terdengar
Membuat sepi malam ini menjadi samar
Terenyuh rasaku mendengarnya
Senandung kecil di balik pohon cemara
Mengalun indah sirnakan keheningan

Aku tersipu
Kala rembulan memandangiku
dengan senyum manisnya
Senyum sinis setengah mengiba padaku

Aku tertunduk
Sembari mengibaskan debu yang ada di depanku
Oh rembulan
Seperti debu inikah diriku?
hidup tak tentu tersapu sang bayu
Terombang ambing oleh riak ombak
Hanyut dalam sungai sepimu

kembali kudengar senandung itu
Membuat mataku terpejam
Bisu, dan hening seketika

Teringat akan kekhilafanku di masa lampau
Dosa-dosa tak bertuan
Kekufuran, kenistaan, kedurhakaan
Oh Tuhan yang menguasai malam ini
Betapakah aku kufur pada-Mu?
Mata berbinar seakan menyesal
Begitu meluapnya dosaku
Melimpah ruah menyesakkan jagat raya

Tuhan
Aku kufur
Aku khilaf
Aku alpa dari bermunajat kepada-Mu

Rengkuh aku dalam sujudku
Tersedu-sedu dalam tidur lelapku
Maafkan, Tuhan
Kau hadirkan malaikat-Mu
Dalam renungan bisu
Kutersentak akan kekhilafanku
Dalam kebisuan pekat sang malam
Kau wahyukan hidayah-Mu


15 Jan 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar